Bagaimana Cara Memutuskan Hubungan Secara Baik - Baik...????

Pakai Etika Saat memutuskan Hubungan Cinta. Anda telah lama menjalin hubungan namun dari waktu kewaktu hubungan asmara Anda semakin memburuk. Ketika hubungan asmara lebih banyak menimbulkan efek negatif daripada positif bagi kedua belah pihak, maka putus adalah jalan yang terbaik, karena jika diteruskan justru semakin menimbulkan maslah berkepanjangan. Saat putus, pasti akan ada pihak yang tersakiti, baik bagi yang memutuskan maupun yang diputuskan. Mengakhiri hubungan asmara dengan kekasih memang tidak pernah mudah dan Anda harus tahu etika yang baik saat mengucapkan kata ‘putus’ agar tidak menambah luka di hati. Jika Anda sudah bulat untuk mengakhiri hubungan dan Anda tentunya tidak ingin hubungan Anda berakhir dengan permusuhan atau kebencian. Maka Anda harus pakai etika saat memutuskan hubungan cinta. Si dia yang Anda putuskan pun akan menerima keputusan Anda dengan lapang dada. Jika Anda masih bingung merangkai strategi untuk memutuskan si dia, berikut ini petunjuk yang saya arahkan untuk Anda dalam memilih kata atau cara yang baik untuk memutuskan kekasih Anda.

1. Jujur

Saat ingin putus, Anda tak perlu memberikan alasan yang bertele-tele, toh apapun penyebabnya, kekasih tetap akan merasakan kecewa dan sakit hati. Oleh karena itu, ungkapkan alasan sejujur-jujurnya. Apa yang Anda rasakan terhadapnya dan kenapa hubungan asmara ini tidak bisa diteruskan lagi. Dengan begitu, dia bisa tahu letak kesalahan dan berusaha menjadi kekasih yang lebih baik ke depannya nanti. Namun, jangan katakan dengan kalimat yang terlalu frontal dan kasar yang membuat suasana menjadi panas. Tetap gunakan kata-kata sopan dan elegan yang tidak menyinggung hati dan perasaanya.

2. Pilih Waktu yang Tepat

Jangan memutuskan hubungan saat dia sedang berduka atau sedang menghadapi masalah. Contohnya ketika ada anggota keluarga yang meninggal atau dia baru saja kehilangan pekerjaannya. Pilih waktu saat emosinya sedang stabil dan tidak sedang menghadapi masalah berat. Anda tentunya tidak mau menambah permasalahan dan kesedihan yang membuat dia semakin frustasi.

3. Bicara Empat Mata

Untuk urusan yang satu ini, jangan libatkan teknologi. Memang lebih mudah memutuskan hubungan lewat telepon, SMS atau Blackberry. Agar anda dipandang sportif maka cara paling tepat dan bijaksana adalah mengatakannya secara langsung karena Anda lebih bisa mengekspresikan perasaan melalui intonasi suara, ekspresi wajah dan bahasa tubuh. Putus cinta lewat perantara media elektronik hanya akan memperburuk hubungan Anda berdua pasca putus.

4. Pastikan Anda Benar-benar Siap

Jangan sekali-kali Anda mengakhiri hubungan hanya karena Anda marah atau emosi sedang tidak stabil. Saat marah, kita cenderung tidak bisa berpikir dengan jernih dan bersikap kompulsif. Renungkan baik-baik, apakah Anda sudah benar-benar siap untuk putus agar tidak terjadi penyesalan dibelakang.

5. Jangan Sebut Nama Pihak Ketiga

Jika Anda sedang dekat dengan pria lain saat memutuskan hubungan, jangan pernah sebut nama pria tersebut untuk alasan Anda memutuskan si dia karena kehadiran pihak lain hanya akan memperkeruh suasana. Tapi tetaplah bersikap jujur, cukup katakan Anda tidak lagi merasakan getaran cinta dan sudah tidak nyaman bersamanya atau sudah tidak ada lagi kecocokan. Jika Anda mengatakan ada pria lain, hatinya akan semakin sakit karena Anda telah menghianatinya.

6. Jangan Plin-plan

Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan wanita saat memutuskan hubungan adalah bersikap plin-plan atau tidak tegas. Jika langkah Anda sudah bulat ingin putus, katakan dengan tegas dan jelas. Jangan mengucapkan kalimat seperti, “Kalau jodoh, kita pasti akan bersama lagi”, atau “Meski sudah putus, tidak menutup kemungkinan kita bisa balikan”. Mungkin Anda bermaksud untuk menenangkannya agar si dia tidak tersinggung, tapi itu hanya akan membuat dia memiliki harapan semu. Buatlah kepastian kalau Anda ingin putus dan beri dia kesempatan untuk melewati proses ‘penyembuhan’ dari rasa sakit yang telah Anda beriakn dengan memilih putus dengannya.

7. Bersiap-siap untuk Menghadapi Kemungkinan Terburuk

Yang harus Anda ingat, putus cinta tidak pernah mudah dilalui oleh siapapun, jadi siapkanlah diri Anda untuk menghadapi yang terburuk. Artinya, Anda tidak pernah tahu reaksi pasangan saat dia dicampakkan. Apakah dia akan marah besar, membanting barang-barang atau berteriak-teriak. Hal itu sangat wajar dan Anda harus mengantisipasinya.

8. Tahu Kapan Harus Pergi

Anda tidak perlu berlama-lama menemani dan menenangkannya karena perasaan bersalah setelah mengakhiri hubungan. Cukup katakan bahwa Anda ingin putus, katakan apa alasannya dan ucapkan permintaan maaf. Anda bisa memberinya waktu untuk mengungkapkan perasaannya, tapi jangan terlalu lama karena bisa jadi hati Anda luluh kembali. Setelah mengucapkan apa yang ingin Anda sampaikan, berlalulah tanpa melihat ke belakang.

Itulah cara atau strategi yang baik dalam memutuskan hubungan cinta agar Anda tetap dinilai baik oleh si dia meski pun sakit dan kecewa niscaya si dia tidak akan pernah membenci Anda.

0 comments: