Mengapa Harus Terjadi Cinta Lokasi



Cinta memang tidak ada matinya, karena cinta adalah salah satu sifat dari Sang Pencipta, jadi tidak akan pernah ada padamnya. Namun, cinta bisa berubah menjadi apa saja dan bagaimana saat cinta itu tertanam dihati manusia. Kemungkinan cinta bisa hilang begitu saja apabila cinta itu hinggap dihati manusia yang hatinya tidak memiliki kejernihan.:) Cinta tidak peduli musim, tidak peduli iklim, dan tidak peduli jaman, serta tidak mempedulikan tempat, buktinya, cinta itu bisa kapan saja dan dimana saja terjadi, seperti halnya cinta lokasi yakni cinta pada suatu tempat tertentu.

- Mengapa cinta lokasi terjadi?

Cinta lokasi adalah cinta yang muncul ketika berada disuatu tempat tertentu, entah disekolah, entah dikantor, atau dipasar sekali pun. Cinta lokasi biasa disingkat menjadi "Cinlok." Sudah tidak asing lagi jika cinlok itu sering terjadi mulai jaman klasik sampai jaman modern.

Cinta lokasi tentu saja bukan cinta yang tanpa sebab, semua cinta mempunyai sebab dan bahkan mempunyai akibat. Sebab dan akibat dala cinta tidak akan pernah terpisahkan.

Nah? mengapa cinta lokasi bisa terjadi? benarkah cinta lokasi adalah cinta secepat kilat? Marilah kita teliti per lahan-lahan akan kejadiaannya. :)

Cinta lokasi disusun atas 3 rumus, Yakni 3M (Melihat, Merasakan, Mencintai), rumus tersebut hadir saat cinta lokasi datang dalam suatu lokasi tertentu.

- Melihat, manusia diberi penglihatan diposisi terdepan adalah sebagai ujung tombak yang dapat menangkap apa yang dilihatnya dan dikirimkan ke otak dan ke hati. Kebanyakan jatuh cinta pertama kali adalah berawal dari tatapan tajam tanpa berkedip. hehehe. Nah, dengan melihat seseorang yang lawan jenis, pandangan pertama akan erkesan indah dan tak terlupakan.

Apalagi saat melihatnya tepat berada pada tempat yang tepat. Entah itu disekolah, saat pertama kali masuk sekolah dan berkenalan, tiba-tiba ada seseorang yang wawwwww, membuat mata melotot tak berkedip. Dengan satu pandangan saja, cinta lokasi akan terjadi. :)

- Merasakan, selain manusia itu diberi indera penglihatan, juga diberikan indera perasa. Pada umumnya indera perasa adalah lidah dan kulit, namun kalau soal cinta, indera perasa kita adalah hati, hatilah yang mengetahui ini rasanya nyaman dan menenagkan atau tidak, hatilah yang mengetahui orang ini pantas dicinta atau tidak. Hati terbukti menjadi indera perasa batin yang ampuh. :)

Nah, dalam cinta lokasi, sudah tentu akan terjadi jika perasaan kita tiba-tiba langsung dag dig dug dueeeeeeeeerr saat berdekatan dengan dia atau tanpa sengaja disapa, didekati, dan berjumpa dengan tanpa sangka. Cinta lokasi akan terjadi, jika perasaan mendadak suka, dan suka mendadak ini dikarenakan adanya sifat atau iner beauty and iner handsome yang ada pada dirinya.

Ketika menjumpainya, tiba-tiba hati langsung berkata iya untuk mencintainya. Dan tercipta sudah cinta lokasi disaat itu juga. :D

- Mencintai, yang terakhir adalah mencintai, tidak akan terjadi cinta lokasi walaupun adanya ketertarikan tanpa mencintai. karena mencintai adalha syarat mutlak untuk menentukan bahwa cinta lokasi benar-benar terjadi. Atau bisa jadi pura-pura tidak cinta, itu bisa saja terjadi, dan waktu akan menjawab kapan cinta itu akan bertemu kembali. :)

Dengan demikian, Mengapa cinta lokasi terjadi? karena ada 3 sebab yang sesuai dengan rumus diatas. Oleh sebab itu, boleh saja cinta lokasi pada tempat tertentu, dengan kecepatan tertentu asalkan tepat dan pas. Agar tidka ada penyesalan dikemudian hari.

No comments